Daftar Negara yang Masih Wajib Mengisi Q-Code Korea Selatan Per Januari 2026

KoreaTravel

Q-Code merupakan sistem monitoring untuk penyebaran penyakit menular yang dapat dibawa oleh pengunjung yang masuk ke Korea Selatan. Hingga saat ini kebijakan masih diberlakukan oleh pemerintah Korea Selatan. Pada artikel terakhir terkait Q-Code, tim Turis menjelaskan tentang persyaratan pengisian Q-Code untuk kedatangan ke Korea Selatan yang berlaku efektif mulai 1 Oktober 2025.

Di akhir bulan Desember 2025, Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KDCA) memperbarui daftar negara yang masuk ke dalam daftar kebijakan pengawasan karantina kesehatan. Daftar tersebut diberlakukan mulai 1 Januari 2026 dan berdasarkan siklus pengumumn sebelumnya akan diperbarui di penghujung triwulan pertama tahun 2026.

Pemulihan Akses Layanan Q-Code Pascainsiden Kebaran di Pusat Data

Pada tanggal 26 September 2025, terjadi kebakaran di pusat data yang dioperasikan oleh Layanan Sumber Daya Informasi Nasional Korea Selatan (NIRS) yang berlokasi di kota Daejeon, sekitar 150 km selatan kota Seoul. Pusat data tersebut menjalankan lebih dari 600 layanan digital pemerintah, termasuk server yang menyediakan layanan Q-Code. Kebakaran tersebut berdampak pada terhentinya seluruh layanan digital yang dioperasikan melalui pusat data Daejeon. Dampaknya, layanan portal Q-Code menjadi tidak berfungsi sehingga proses karantina kesehatan harus dilakukan secara manual yaitu dengan pengisian kertas form deklarasi kesehatan.

Layanan Q-Code kembali dapat diakses di tanggal 30 Oktober 2025. Berdasarkan observasi tim Turis, saat ini layanan portal Q-Code telah pulih dan berfungsi sepenuhnya. Jadi, kalau kamu berencana untuk mengunjungi Korea Selatan dari salah satu negara yang termasuk dalam daftar area inspeksi karantina ketat, kamu dapat mengakses portal Q-Code untuk mendaftarkan form Q-Code secara digital. Registrasi Q-Code dapat dilakukan mulai tujuh (7) hari sebelum tanggal kedatangan di Korea Selatan menurut zona waktu Korea Selatan, yaitu KST atau GMT+9.

Klook.com

Catatan dari Pengumuman Persyaratan Q-Code untuk Januari 2026

Catatan penting dari pengumuman KDCA terkait Q-Code yang berlaku mulai Oktober 2025 adalah sebagai berikut:

  • Kewajiban pengisian Q-Code masih diklasifikasikan secara formal menjadi dua level inspeksi karantina yang diberlakukan untuk suatu area: area inspeksi karantina ketat dan area inspeksi karantina umum. Seluruh pelancong yang datang dari area inspeksi karantina ketat diwajibkan untuk mengisi Q-Code ketika memasuki Korea Selatan. Sementara itu, pelancong yang datang ke Korea dari area inspeksi karantina umum hanya diwajibkan untuk mengisi Q-Code ketika menunjukkan gejala penyakit menular yang berada dalam pengawasan.
  • Terdapat 4 (empat) jenis penyakit yang dikategorikan sangat menular sehingga diberlakukan inspeksi karantina ketat yaitu penyakit pes, flu hewan, penyakit MERS (infeksi saluran pernapasan timur tengah), dan demam berdarah Marburg. Khusus demarm berdarah Marburg, penyakit ini dimasukkan ke dalam dua kategori yaitu inspeksi karantina ketat dan inspeksi karantina umum, yang menurut tim Turis diberlakukan berdasarkan kriteria tingkat keparahan.
  • Penyakit yang dimonitor melalui Q-Code untuk kategori inspeksi karantina kesehatan umum berbasis gejala berjumlah 12 penyakit yaitu virus ebola, kolera, demam kuning, polio, demam berdarah dengue, demam chikungunya, virus zika, campak, demam lassa, demam berdarah Marburg, demam berdarah Krimea-Kongo, virus ebola, dan virus nipah. Jumlah penyakit ini sama dengan pengumuman sebelumnya. Akan tetapi, cacar monyet (mpox) dikeluarkan dari daftar penyakit dalam kategori inspeksi karantina kesehatan umum.
  • Terdapat 24 negara yang dimasukkan ke dalam daftar area inspeksi karantina ketat / persyaratan wajib untuk pengisian Q-Code ketika memasuki Korea. Sebagian besar negara tersebut terletak di Timur Tengah (13 negara). Jumlah ini naik cukup signifikan dari pengumuman sebelumnya di bulan Oktober 2025 (21 negara).
  • Mongolia kembali dimasukkan ke dalam daftar area inspeksi karantina ketat terkait dengan wabah penyakit pes. Mongolia terakhir kali berada di daftar ini pada bulan Oktober 2024.
  • Meksiko kembali dimasukkan ke dalam daftar area inspeksi karantina ketat terkait dengan wabah penyakit flu hewan. Meksiko terakhir kali berada di daftar ini pada bulan Maret 2025.
  • Ethiopia ditambahkan ke dalam daftar area inspeksi karantina ketat terkait dengan penyakit demam berdarah Marburg.
  • Kawasan Tianjin ditambahkan ke area inspeksi karantina ketat untuk Tiongkok.
  • Negara bagian Minnesota telah dikeluarkan dari daftar negara bagian di Amerika Serikat yang termasuk ke area inspeksi karantina ketat. Sementara itu, negara bagian New Mexico ditambahkan ke dalam daftar negara bagian di Amerika Serikat yang termasuk ke dalam area inspeksi karantina ketat.
  • Pengisian Q-Code berbasis gejala diberlakukan untuk kedatangan dari 153 negara termasuk Tiongkok dan Amerika Serikat. Angka ini mengalami penurunan signifikan dari pengumuman sebelumnya (167 negara).

Daftar Negara dengan Kewajiban Pengisian Q-Code Korea (per Januari 2026)

Jika kamu terbang atau mengunjungi Korea dari negara-negara yang dikategorikan area inspeksi karantina ketat, kamu diwajibkan untuk mengisi Q-Code atau melengkapi form deklarasi kesehatan sebelum memasuki Korea Selatan. Kode Q-Code yang didapatkan pada portal pendaftaran Q-Code kemudian dipindai pada mesin pindai yang berada pada gerbang skrining kondisi kesehatan. Alternatif lainnya, kamu dapat menyerahkan form deklarasi kesehatan yang sudah diisi lengkap kepada petugas kesehatan di gerbang skrining kondisi kesehatan.

Form deklarasi kesehatan Korea Selatan

Pada tabel berikut, kamu dapat melihat daftar negara yang dikategorikan ke dalam area inspeksi karantina ketat sehingga seluruh pengunjung yang datang atau transit di negara tersebut diwajibkan untuk mengisi Q-Code ketika memasuki Korea Selatan.

NoBenuaNegaraPenyakit Menular dalam Pengawasan
1AsiaArab SaudiMERS
2BahrainMERS
3BangladeshFlu hewan
4IndiaFlu hewan
5IrakMERS
6IranMERS
7IsraelMERS
8KambojaFlu hewan
9KuwaitMERS
10LibanonMERS
11MongoliaPes
12OmanMERS
13QatarMERS
14SuriahMERS
15Tiongkok (Guangdong, Guangxi, Guizhou, Sichuan, Chongqing, Tianjin, Henan, Hunan, Hubei)Flu hewan
16Uni Emirat ArabMERS
17Vietnam (Ho Chi Minh, Dong Nai, Tay Ninh)Flu hewan
18YamanMERS
19YordaniaMERS
20AfrikaEthiopiaDemam berdarah Marburg
21MadagaskarPes
22Republik Demokratik KongoPes
23AmerikaAmerika Serikat (New Mexico, Washington, California)Pes, flu hewan
24MeksikoFlu hewan
Klook.com

Daftar Negara dengan Kewajiban Pengisian Q-Code Berdasarkan Gejala (per Januari 2026)

Jika kamu terbang atau mengunjungi Korea dari negara-negara berikut, kamu hanya akan diwajibkan untuk mengisi Q-Code jika kamu menunjukkan gejala salah satu penyakit yang berada dalam pengawasan. Gejala yang umum misalnya demam / panas tinggi, ruam kemerahan atau mata berair. Jika suhu tubuh kamu normal dan tidak ada gejala sakit yang terlihat, kamu tidak perlu mengisi Q-Code pada saat memasuki Korea Selatan.

WilayahNegara
Asia (21 negara)Afghanistan, Filipina, Indonesia, Kazakhstan, Kirgiztan, Laos, Maladewa, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Timor Leste, Tiongkok, Turki, Uzbekistan
Afrika (50 negara)Afrika Selatan, Algeria, Angola, Benin, Botswana, Burkina Faso, Burundi, Chad, Djibouti, Eritrea, Gabon, Gambia, Ghana, Guinea, Guinea Khatulistiwa, Guinea-Bissau, Kamerun, Kenya, Komoro, Lesotho, Liberia, Libya, Malawi, Mali, Maroko, Mauritania, Mauritius, Mayotte, Mozambik, Namibia, Niger, Nigeria, Pantai Gading, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Reunion Prancis, Rwanda, Senegal, Seychelles, Sierra Leone, Somalia, Sudan, Sudan Selatan, Tanjung Verde, Tanzania, Togo, Tunisia, Uganda, Zambia, Zimbabwe
Amerika & Oseania (58 negara)Amerika Serikat, Anguilla, Antigua dan Barbuda, Argentina, Aruba, Australia, Barbados, Belize, Bolivia, Brazil, Ekuador, El Salvador, Fiji, Grenada, Guadeloupe, Guatemala, Guyana, Guyana Prancis, Haiti, Honduras, Jamaika, Kaledonia Baru, Kanada, Kepulauan Cook, Kepulauan Solomon, Kepulauan Virgin Amerika Serikat, Kepulauan Virgin Inggris, Kiribati, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Martinique, Mikronesia, Nauru, Nikaragua, Palau, Panama, Papua Nugini, Paraguay, Peru, Polynesia Prancis, Puerto Riko, Republik Dominika, Saint Barthélemy, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, Saint Martin, Saint Vincent dan Grenadines, Samoa, Sint Maarten, Suriname, Tonga, Trinidad and Tobago, Tuvalu, Uruguay, Vanuatu, Venezuela, Wallis dan Futuna
Eropa (24 negara)Albania, Austria, Belanda, Belgia, Bosnia dan Herzegovina, Georgia, Inggris, Irlandia, Italia, Jerman, Lithuania, Madeira, Moldova, Montenegro, Polandia, Portugal, Prancis, Rumania, Rusia, Serbia, Siprus, Spanyol, Ukraina, Yunani

Seperti halnya pengumuman untuk bulan Oktober 2025, hanya pengunjung yang tiba di Korea dari wilayah tertentu di Tiongkok dan Amerika Serikat saja yang diwajibkan untuk mengisi Q-Code. Pelancong dari Tiongkok dan Amerika Serikat yang tiba di Korea dari wilayah lainnya hanya perlu mengisi Q-Code jika pelancong tersebut menunjukkan gejala dari salah satu penyakit yang berada dalam daftar pengawasan karantina.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

T: Apakah harus mengisi Q-Code jika akan pergi ke Korea dari Indonesia?
J: Per September 2024 dan dilanjutkan pada pengumuman untuk Januari 2025, Maret 2025, April 2025, Juli 2025, dan Oktober 2025, Indonesia tidak lagi termasuk dalam daftar negara kedatangan ke Korea yang wajib mengisi Q-Code. Jadi, jika kamu akan terbang ke Korea dari Indonesia dengan penerbangan langsung, kamu tidak perlu lagi mengisi Q-Code sebelum memasuki Korea Selatan. Akan tetapi kamu tetap wajib mengisi kartu kedatangan Korea Selatan.

T: Saya akan berlibur ke Korea Selatan dari Jakarta naik Vietnam Airlines yang transit di Ho Chi Minh. Apakah saya harus mengisi Q-Code?
J: Ya, mulai 1 Juli 2025 hingga pengumuman terakhir untuk triwulan pertama tahun 2026, Ho Chi Minh di Vietnam termasuk dalam area inspeksi karantina ketat. Kamu akan diwajibkan untuk mengisi Q-Code atau formulir deklarasi kesehatan pada saat tiba di Korea Selatan.

T: Saya akan berlibur ke Korea Selatan dari Jakarta naik China Southern Airlines yang transit di Guangzhou. Apakah saya harus mengisi Q-Code?
J: Ya, pada pengumuman terakhir untuk triwulan pertama tahun 2026, Guangzhou yang merupakan kota di provinsi Guangdong, Tiongkok termasuk dalam area inspeksi karantina ketat. Kamu akan diwajibkan untuk mengisi Q-Code atau formulir deklarasi kesehatan pada saat tiba di Korea Selatan.

T: Saya akan terbang ke Korea dari Amerika Serikat, apakah saya harus mengisi Q-Code?
J: Per 1 Januari 2026, kalau kamu terbang ke Korea dari negara bagian New Mexico, Washington, atau California di Amerika Serikat, kamu diwajibkan untuk mengisi Q-Code atau mengisi form deklarasi kesehatan sebelum melewati pintu kedatangan imigrasi Korea Selatan. Akan tetapi, kamu tidak perlu mengisi Q-Code jika kamu datang ke Korea dari negara bagian di Amerika Serikat selain yang sudah disebutkan tersebut.

T: Saya akan terbang dari Los Angeles International Airport (LAX) menuju Seoul, Incheon. Apakah saya harus mengisi Q-Code?
J: Mulai 1 Januari 2025 hingga pengumuman terakhir untuk bulan Januari 2026, California termasuk ke dalam daftar negara bagian Amerika Serikat yang dikategorikan sebagai wilayah inspeksi karantina ketat. Jika kamu terbang ke Korea dari bandara Los Angeles ataupun San Fransisco, kamu wajib mengisi Q-Code ketika memasuki Korea.

T: Saya akan mengunjungi Korea dari London, apakah saya harus mengisi Q-Code?
J: Mulai 1 Januari 2025 hingga pengumuman terakhir untuk bulan Januari 2026, Inggris sudah dikeluarkan dari daftar negara inspeksi karantina ketat. Kamu tidak perlu mengisi Q-Code jika kamu terbang ke Korea dari wilayah manapun di Inggris termasuk kota London, kecuali jika kamu memiliki gejala penyakit yang berada dalam pengawasan.

T: Saya akan mengunjungi Korea dengan menaiki pesawat yang transit di Dubai, apakah saya harus mengisi Q-Code?
J: Ya, meskipun Dubai hanyalah tempat transit, akan tetapi pada pengumuman terakhir untuk bulan Januari 2026, Uni Emirat Arab masih termasuk dalam kategori negara asal kedatangan ke Korea yang diwajibkan untuk mengisi Q-Code. Jadi, kamu tetap harus mengisi Q-Code meskipun kamu hanya transit di Dubai.

T: Saya akan mengunjungi Korea dari Meksiko. Apakah saya harus mengisi Q-Code?
J: Mulai 1 Januari 2026, Meksiko kembali dimasukkan ke dalam daftar negara yang berada pada daftar karantina ketat. Jika kamu terbang dengan penerbangan langsung dari Meksiko ke Korea, kamu diwajibkan untuk mengisi Q-Code. Pun halnya, jika kamu terbang dari Meksiko dan transit di Los Angeles, San Fransisco, Dubai, atau Abu Dhabi sebelum tiba di Korea, kamu akan diwajibkan untuk mengisi Q-Code setibanya di Korea.

T: Saya akan mengunjungi Korea dari India. Apakah saya harus mengisi Q-Code?
J: Ya, mulai 1 Oktober 2025, seluruh penumpang yang berangkat atau transit di India menuju Korea Selatan diwajibkan untuk mengisi Q-Code ketika memasuki Korea Selatan.

T: Saya sudah mengisi form deklarasi kesehatan. Apakah saya tetap harus mengisi Q-Code?
J: Q-Code dan kertas formulir deklarasi kesehatan Korea Selatan memiliki fungsi yang sama sebagai protokol untuk inspeksi karantina kesehatan. Jika kamu sudah mengisi form deklarasi kesehatan, kamu tidak perlu lagi mengisi Q-Code. Begitu juga sebaliknya, jika kamu sudah mengisi Q-Code, kamu tidak perlu lagi untuk mengisi form deklarasi kesehatan.

Klook.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *